Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Tuesday, January 3, 2017

Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Membunuh Kreativitas

Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Membunuh Kreativitas

Apa itu fungsi alat bantu copy-paste? Anda pasti pernah atau sering mengcopy-paste suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website atau blog di internet. Namun apakah Anda tahu dan sadar bahwa Anda secara perlahan telah membunuh kreativitas Anda dalam menulis?



Perkembangan teknologi informasi khususnya komputer saat ini memang sudah sangat cepat. Para developer atau pengembang aplikasi perangkat lunak komputer telah membuat berbagai macam fungsi dan alat bantu untuk memudahkan user atau pengguna dalam menggunakan komputer. Saya pribadi sebagai salah seorang pengguna alat elektronik ini merasa sangat terbantu dengan adanya komputer.

Seperti yang kita tahu, dahulu komputer adalah alat elektronik yang sangat sederhana. Komputer ketika pertama kali diciptakan hanyalah sebagai alat bantu hitung dalam perhitungan aritmatika. Baru kemudian setelah mengalami perkembangan dan peningkatan komputer digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan hal-hal yang tdak berhubungan dengan matematika.

Banyaknya perkembangan atau peningkatan fungsi alat bantu pada sebuah komputer masa kini seringkali membuat para pengguna terbuai dan manja. Para pengguna senantiasa menggunakan fungsi dan alat bantu tersebut secara berlebihan dan menurut saya telah menyalahi tujuan.

Tujuan diciptakannya fungsi dan alat bantu pada sebuah komputer adalah untuk membantu pengguna dalam mengolah data, menyimpan data, dan menjadikannya sebuah informasi. Namun, apa jadinya jika para pengguna komputer menggunakan fungsi dan alat bantu tersebut untuk hal-hal yang melanggar hukum hak cipta.

Pengertian Fungsi Alat Bantu Copy-Paste

Copy-paste adalah sebuah fungsi alat bantu editor dalam komputer yang terdiri dari dua kata dalam Bahasa Inggris, yaitu; “copy” dan “paste” yang berarti “menyalin” dan “menempel”. Copy-paste (biasa disingkat: copas) adalah salah satu fungsi alat bantu atau tool editor dalam sebuah perangkat elektronik seperti; komputer, ponsel pintar dan sebagainya. Copy-paste digunakan untuk menggandakan suatu file (teks, gambar, suara, video, dsb) secara instan dan identik tanpa harus mengubah atau menghapus file asli.

Penggunaan Fungsi Alat Bantu Copy-Paste

Fungsi copy-paste biasanya digunakan untuk menyalin sebuah data atau file sebagai backup atau cadangan dari file asli. Seseorang yang membutuhkan cadangan file seperti teks atau dokumen akan menggunakan tool editor ini untuk melakukan perintah tersebut karena mudah, cepat, dan instan.

Copy-paste digunakan dengan cara memilih suatu file yang akan digandakan kemudian disalin dan selanjutnya ditempel atau ditempatkan ke tempat lain. Sebagai contoh, ketika kita berniat hendak menyalin atau menggandakan suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website/blog di internet, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Buka website/blog yang berisi file teks yang akan digandakan.
  2. Arahkan “mouse-pointer” pada karakter pertama teks yang akan digandakan, “hold-click” dan “drag” sampai karakter terakhir teks yang akan digandakan kemudian “release-click”.
  3. Teks yang telah Anda drag akan ter-block dan berwarna, Kemudian tekan tombol CTRL+C .
  4. Teks yang Anda block sudah ter-copy, selanjutnya tinggal menempel teks tersebut.
  5. Buat sebuah file baru dalam bentuk teks (.doc/.txt). Buka file tersebut, lalu tekan tombol CTRL+V.
  6. Teks yang Anda copy sudah tertempel, selanjutnya simpan file tersebut.

Kelebihan Fungsi Alat Bantu Copy-Paste dan Kekurangannya

Fungsi alat bantu copy-paste memiliki beberapa kelebihan ketika digunakan untuk menyalin sebuah file atau teks, antara lain:
  • Mudah. Sesuai namanya, copy-paste. Kita hanya perlu mengcopy sebuah file dan mem-paste nya.
  • Tidak terbatas. Artinya kita bisa mengcopy-paste teks atau file sebanyak-banyaknya.
Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Disamping dua kelebihan copy-paste diatas, ternyata ada kekurangan jika kita sering mengcopy-paste teks atau tulisan orang lain:
  • Manja. Kita akan terbiasa menggunakan copy-paste dalam membuat sebuah tulisan.
  • Menghilangkan kreativitas menulis. Karena kita sudah terbiasa mengcopy-paste tulisan hasil karya orang lain.

Pengaruh Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Terhadap Kreativitas Menulis

Setelah Anda melakukan percobaan menggunakan alat bantu copy-paste seperti langkah yang saya tulis diatas, bagaimana tanggapan Anda? Mudah dan cepat bukan? Tentu saja. Para pengembang perangkat lunak memang menciptakan fungsi alat bantu copy-paste untuk memudahkan user atau pengguna agar lebih mudah dalam menyalin atau menggandakan suatu file. Anda tidak perlu lagi repot menulis atau mengetik ulang teks yang Anda perlukan.

Namun, bagaimana jika suatu waktu fungsi alat bantu copy-paste tersebut tidak lagi berfungsi atau rusak? Bagaimana cara Anda menyalin teks atau file yang Anda butuhkan? Repot bukan? Belum lagi jika Anda diminta menulis sebuah dokumen dalam bentuk teks dengan cara mengetik di komputer atau laptop Anda, Anda pasti akan langsung panik setengah mati!

Itulah yang saya rasakan saat ini, saya sedang panik dan bingung. Saya diminta oleh salah seorang dosen saya untuk menulis sebuah artikel blog (asli tanpa fungsi alat bantu copy-paste) sebanyak 1500 kata. Ampun Pak! Apa yang harus saya tulis? Bagaimana cara saya menulis dengan baik dan benar? Mampukah saya mengetik dengan lancar dan benar?

Kepanikan saya berlapis ganda, selain karena saya pernah (jika tidak dikatakan sering) mengcopy-paste tulisan orang lain dari internet, saya sebenarnya juga jarang menulis. Artikel ini adalah tulisan asli pertama saya setelah sekian lama tidak menulis. Rasanya seperti orang yang terlalu lama tidur dan bangun secara tiba-tiba. Pusing.

Kebiasaan Copy-Paste Baik atau Buruk?

Ternyata sebuah kebiasaan menggunakan fungsi alat bantu copy-paste itu membuat kita terlena dan manja dengan kebiasaan tersebut. Ketika kita terbiasa hidup atau bekerja dengan suatu alat atau bantuan yang memudahkan hidup kita, kita akan tidak siap ketika alat atau bantuan itu tidak ada atau dilarang digunakan dalam pekerjaan kita.

Dengan kebiasaan kita memakai atau menggunakan alat bantu dalam pekerjaan kita, secara perlahan dan tidak sadar kita juga telah mengikis sedikit-demi sedikit kemampuan dan kreativitas kita (dalam hal ini) untuk menulis dan mengetik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “menulis” berarti melahirkan pikiran/gagasan atau perasaan dalam bentuk tulisan. Pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang ada dan terlintas di pikiran kita adalah bahan pokok untuk membuat sebuah tulisan. Masalahnya, bagaimana cara kita menuangkan pikiran dan gagasan tersebut?

Pertama, kita harus menentukan dahulu tema atau ide pokok dari tulisan kita. Selanjutnya, kita membuat kerangka tulisan tentang poin-poin apa saja yang akan ditulis atau disampaikan dalam tulisan kita. Yang terakhir, kita kembangkan kerangka atau poin-poin tersebut.

Menulis memang tidak mudah. Namun jika dicoba dan dilatih secara terus-menerus kita pasti akan bisa dan terbiasa. Kita bisa menulis dengan baik dan benar bahkan bisa juga menjadi penulis professional. Itu semua tidak akan terjadi jika kita sudah manja dan terbuai dengan “alat bantu tulis” yang sebenarnya diciptakan untuk membantu, namun digunakan sebagai kebutuhan pokok dalam pekerjaan kita sehari-hari.

Nah, jika Anda sering menggunakan tools alat bantu copy-paste dalam membuat sebuah karya tulis, sebaiknya Anda mulai mengurangi (jika tidak bisa menghilangkan) kebiasaan tersebut. Karena tools alat bantu copy-paste itu tidak bagus bagi kreativitas dan kemampuan menulis Anda.
Sekian postingan saya pada kesempatan ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi saya pribadi dan bagi kita semua. Amiin.

Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Artikel SEO pada Website atau Blog (Review)

Roman SEO dalam Website / Blog (Review)
Apa tersebut SEO? Berkaitan kegunaan SEARCH ENGINE OPTIMIZATION pada suatu website ataupun blog? Tips pengaruh SEARCH ENGINE OPTIMISATION terhadap web site atau weblog? Baik, sebelumnya saya maka akan menjelaskan via singkat atas apa ini SEO.

Pengertian SEOSEARCH ENGINE MARKETING adalah singkatan dari Seo yang memiliki artiese Optimasi Mesin Pencari. WEB OPTIMIZATION adalah sebuah usaha mengoptimasi sebuah site atau website agar dikenali oleh mesin pencari (Google, Bing, Google, dll) serta disukai dengan pengunjung dan mendapat rangking bagus dalam halaman search engine. Untuk mengindex atau mengoptimasi sebuah internet site atau blog site agar dikenali oleh mesin pencari lalu disukai akibat pengunjung, WEBSITE POSITIONING adalah salah satu langkahnya.

SEO terbagi kedalam two jenis, ialah:
SEO on-pageSEO on-page adalah optimasi website maupun blog melalui internal. Perkara yang termasuk SEO on-page adalah:Pengaturan website/blogPemilihan templatePemahaman website/blog di mesin pencariMembuat konten bagus kemudian asli

WEBSITE SEO off Web pageSEO away Page merupakan optimasi web page atau site secara eksternal. Hal-hal dimana termasuk SEARCH ENGINE RANKING OPTIMIZATION off Webpage adalah:Menempatkan backlink di dalam website/blog yang lainPromosi website/blog di press sosial

Kegunaan SEO untuk Website/Blog

SEARCH ENGINE OPTIMIZATION sangat bermanfaat bagi Kamu seorang tumblr yang memiliki salahsatu website / blog. Oleh menerapkan SEARCH ENGINE OPTIMISATION, website ataupun blog Kita akan enteng dikenali dari mesin pencari dan meraih peringkat pada hasil search engine sehingga harapan para kandidat pengunjung web-site atau web site Anda makin besar.
Suatu website maupun blog bukan akan bertanda tanpa traffic, pengunjung ialah faktor bernilai dari seorang website. Sebagus apapun desain dan konten sebuah webpage atau web log, tidak bertanda apa-apa minus pengunjung. Traffic website / blog jadi lebih mulus didapat andai sebuah blog atau blog page menerapkan SEARCH ENGINE MARKETING. Website ataupun blog dalam menerapkan WEB OPTIMIZATION biasa dianggap SEO Pleasant.

Bagaimana Teknik Mengetahui Apa Sebuah Website/Blog Termasuk WEBSITE POSITIONING Friendly?
Trik caranya mengenal apakah suatu artikel maupun website/blog WEBSITE SEO apa gak? Caranya patut mudah, Member tinggal dicoba melakukan search engine di mesin pencari, misalnya Google. Player bisa mengetikkan alamat website/blog Anda, / apapun sesuatu yang berhubungan dengan web site atau weblog Anda misalnya judul salahsatu artikel ataupun postingan.

Mulailah, saya ditest mengetikkan judul lengkap salah satu roman di website saya. Judul artikelnya yaitu: Fungsi Oru?e Bantu Copy-Paste yang Membunuh Kreativitas. Skor pencarian contohnya gambar kurang dari ini:
Sebelumnya saya sudah mencoba mengaplikasikan SEO on-page pada salah satu guide di blog site saya, selanjutnya Alhamdulillah, rupanya usaha aku mendapat skor. Setelah aku mengikuti langkah-langkah menulis skrift SEO on-page dari seorang website, penjelasan saya menghasilkan peringkat mulailah di score pencarian mesin pencari Search engines.
Selanjutnya, aku mencoba mengetikkan keyword maupun kata kunci melalui artikel ini. Kata kunci dimana saya pakai adalah: duplicate paste membunuh kreativitas. Score pencarian seolah-olah gambar berikut ini:
Rupanya artikel aku masih di dalam peringkat perdana. Mungkin dikarenakan keyword / kata kuncinya tidak dalam beda ora? atau aku salah memutuskan keyword? haha. Namun ngakl mengapa, tersebut adalah perkara lumrah dalam terjadi kepada blogger yang belajar seperti aku.

Sekian postingan saya dalam kesempatan sekarang, semoga roman ini menguntungkan bagi aku pribadi setelah itu bagi anda semua, amiin. Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Sunday, December 20, 2015

Copy Paste yang Membunuh Kreativitas Anda

Copy Paste yang Membunuh Kreativitas Anda

Apa itu copy paste? Anda pasti pernah atau sering meng copy paste suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website atau blog di internet. Namun apakah Anda tahu dan sadar bahwa Anda secara perlahan telah membunuh kreativitas Anda dalam menulis?


pengaruh copy paste terhadap kreativitas menulis

Pengertian Copy Paste

Copy paste adalah sebuah istilah yang terdiri dari dua kata dalam Bahasa Inggris, yaitu; “copy” dan “paste” yang berarti “menyalin” dan “menempel”. Copy paste (biasa disingkat: copas) adalah salah satu fitur alat bantu atau tool editor dalam sebuah perangkat elektronik seperti; komputer, ponsel pintar dan sebagainya. Copy paste digunakan untuk menggandakan suatu file (teks, gambar, suara, video, dsb) secara instan dan identik tanpa harus mengubah atau menghapus file asli.

Penggunaan Copy Paste

Copy paste biasanya digunakan untuk menyalin sebuah data atau file sebagai backup atau cadangan dari file asli. Seseorang yang membutuhkan cadangan file seperti teks atau dokumen akan menggunakan tool editor ini untuk melakukan perintah tersebut karena mudah, cepat, dan instan.

Copy Paste digunakan dengan cara memilih suatu file yang akan digandakan kemudian disalin dan selanjutnya ditempel atau ditempatkan ke tempat lain. Sebagai contoh, ketika kita berniat hendak menyalin atau menggandakan suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website/blog di internet, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Buka website/blog yang berisi file teks yang akan digandakan.
  2. Arahkan “mouse-pointer” pada karakter pertama teks yang akan digandakan, “hold-click” dan “drag” sampai karakter terakhir teks yang akan digandakan kemudian “release-click”.
  3. Teks yang telah Anda drag akan ter-block dan berwarna, Kemudian tekan tombol CTRL+C .
  4. Teks yang Anda block sudah ter-copy, selanjutnya tinggal menempel teks tersebut.
  5. Buat sebuah file baru dalam bentuk teks (.doc/.txt). Buka file tersebut, lalu tekan tombol CTRL+V.
  6. Teks yang Anda copy sudah tertempel, selanjutnya simpan file tersebut.

Kelebihan Copy Paste dan Kekurangannya

Copy paste memiliki beberapa kelebihan ketika digunakan untuk menyalin sebuah file atau teks, antara lain:
  • Mudah. Sesuai namanya, copy paste. Kita hanya perlu meng-copy sebuah file dan mem-paste nya.
  • Tidak terbatas. Artinya kita bisa meng-copy paste teks atau file sebanyak-banyaknya.
Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Disamping dua kelebihan copy paste diatas, ternyata ada kekurangan jika kita sering meng-copy paste teks atau tulisan orang lain:
  • Manja. Kita akan terbiasa menggunakan copy paste dalam membuat sebuah tulisan.
  • Menghilangkan kreativitas menulis. Karena kita sudah terbiasa meng-copy paste tulisan hasil karya orang lain.

Pengaruh Copy Paste Terhadap Kreativitas Menulis

Setelah Anda melakukan percobaan copy paste seperti langkah yang saya tulis diatas, bagaimana tanggapan Anda? Mudah dan cepat bukan? Tentu saja. Para pengembang perangkat lunak memang menciptakan fitur alat bantu copy paste untuk memudahkan user atau pengguna agar lebih mudah dalam menyalin atau menggandakan suatu file. Anda tidak perlu lagi repot menulis atau mengetik ulang teks yang Anda perlukan.

Namun, bagaimana jika suatu waktu fitur alat bantu copy paste tersebut tidak lagi berfungsi atau rusak? Bagaimana cara Anda menyalin teks atau file yang Anda butuhkan? Repot bukan? Belum lagi jika Anda diminta menulis sebuah dokumen dalam bentuk teks dengan cara mengetik di komputer atau laptop Anda, Anda pasti akan langsung panik setengah mati!

Itulah yang saya rasakan saat ini, saya sedang panik dan bingung. Saya diminta oleh salah seorang dosen saya untuk menulis sebuah artikel blog (asli tanpa copy paste) sebanyak 1500 kata. Ampun Pak! Apa yang harus saya tulis? Bagaimana cara saya menulis dengan baik dan benar? Mampukah saya mengetik dengan lancar dan benar?

Kepanikan saya berlapis ganda, selain karena saya pernah (jika tidak dikatakan sering) meng-copy paste tulisan orang lain dari internet, saya sebenarnya juga jarang menulis. Artikel ini adalah tulisan asli pertama saya setelah sekian lama tidak menulis. Rasanya seperti orang yang terlalu lama tidur dan bangun secara tiba-tiba. Pusing.

Kebiasaan Copy Paste Baik atau Buruk?

Ternyata sebuah kebiasaan menggunakan alat bantu copy paste itu membuat kita terlena dan manja dengan kebiasaan tersebut. Ketika kita terbiasa hidup atau bekerja dengan suatu alat atau bantuan yang memudahkan hidup kita, kita akan tidak siap ketika alat atau bantuan itu tidak ada atau dilarang digunakan dalam pekerjaan kita.

Dengan kebiasaan kita memakai atau menggunakan alat bantu dalam pekerjaan kita, secara perlahan dan tidak sadar kita juga telah mengikis sedikit-demi sedikit kemampuan dan kreativitas kita (dalam hal ini) untuk menulis dan mengetik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “menulis” berarti melahirkan pikiran/gagasan atau perasaan dalam bentuk tulisan. Pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang ada dan terlintas di pikiran kita adalah bahan pokok untuk membuat sebuah tulisan. Masalahnya, bagaimana cara kita menuangkan pikiran dan gagasan tersebut?

Pertama, kita harus menentukan dahulu tema atau ide pokok dari tulisan kita. Selanjutnya, kita membuat kerangka tulisan tentang poin-poin apa saja yang akan ditulis atau disampaikan dalam tulisan kita. Yang terakhir, kita kembangkan kerangka atau poin-poin tersebut.

Menulis memang tidak mudah. Namun jika dicoba dan dilatih secara terus-menerus kita pasti akan bisa dan terbiasa. Kita bisa menulis dengan baik dan benar bahkan bisa juga menjadi penulis professional. Itu semua tidak akan terjadi jika kita sudah manja dan terbuai dengan “alat bantu tulis” yang sebenarnya diciptakan untuk membantu, namun digunakan sebagai kebutuhan pokok dalam pekerjaan kita sehari-hari.

Nah, jika Anda sering menggunakan tools alat bantu copy paste dalam membuat sebuah karya tulis, sebaiknya Anda mulai mengurangi (jika tidak bisa menghilangkan) kebiasaan tersebut. Karena copy paste itu tidak bagus bagi kreativitas dan kemampuan menulis Anda.
Sekian postingan saya pada kesempatan ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi saya pribadi dan bagi kita semua. Amiin.

Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Monday, December 14, 2015

Jangan Mau Jadi Operator Warnet!

Anda pasti sudah tahu apa itu Facebook, apakah Anda ingat kapan pertama kali Anda menggunakan Facebook? Bagaimana cerita Anda ketika pertama kali menggunakan Facebook? Apakah Anda seorang operator warnet? Jika Anda pernah atau bekerja sebagai operator warnet (warung internet), mungkin Anda pernah mengalami kejadian atau pengalaman lucu seperti berikut ini.

jangan mau jadi operator warnet
Zaman sekarang, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah sangat cepat dan pesat. Berbagai media komunikasi dan informasi sudah diciptakan oleh para penemu dan developer dan sudah digunakan oleh jutaan masyarakat di dunia. Namun, masih banyak diantara masyarakat yang masih awam dan belum paham tentang apa itu media komunikasi dan informasi baru dan bagaimana cara menggunakannya.

jangan mau jadi operator warnet

Berikut ini adalah sebuah cerita humor tentang seseorang yang bisa dikatakan gagap teknologi namun ingin terlihat eksis dengan mencoba menggunakan Facebook. Mari langsung kita simak!

Di suatu sore yang indah, ketika matahari bersinar cerah dan cuaca sedang hangat. Seorang penjaga warnet dengan senyumnya menyapa pelanggan, dan menawarkan bilik internet dengan koneksi terbaik. Ketika ia kembali ke meja server, menyeruput beberapa teguk kopi hangat, terdengar suara...

jangan mau jadi operator warnet

"Bang, sini dong bentaar..." panggil seorang pengunjung warnet, gadis remaja.
"Iya, ada apa Mbak..?" jawab penjaga warnet sambil senyum.

"Bantuin bikin ikon pesbuk doong..!!" kata pengunjung warnet itu dengan manja.
"Ikon??" tanya penjaga warnet itu bingung.
"Iya, bahasa kerennya pendaftaran.." jawab wanita itu percaya diri.

Sang operator warnet yang juga masih baru di dalam pekerjaannya, membimbing pelanggan untuk membuat "ikon" facebook.

Ternyata percakapan tadi didengar pengunjung warnet di bilik nomor 2, yang tiba-tiba mendadak mual sakit perut.

7 menit kemudian, terdengar lagi percakapan...

Penjaga warnet: "email-nya apa Mbak?"
Pengunjung warnet: "imel apa Bang..?"
Penjaga warnet: "email, buat kirim-kirim surat di internet.."
Pengunjung warnet: "Aduuh, lupa kode posnya bang. KTP sini juga gak punya. Abis baru seminggu pindah kesini.."

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor 3 yang tiba-tiba ingin membeli lakban. Tapi akhirnya memakai earphone dan menyetel musik mp3 "Metallica" keras-keras.

2 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Saya pilih imel yang Ayoo aja Bang.."

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor 2 lagi yang tiba-tiba menyesal memakai account Yahoo.

2 Menit kemudian...

Penjaga warnet: "Ngetik namanya gimana Mbak?"
Pengunjung warnet: "Gini, A terus S terus E dua kali baru H. Kalo dibaca indonesianya sih Aseeh tapi kalo bahasa inggris dibacanya Asih.."

Didengar pengunjung warnet bilik nomor 4 yang tiba-tiba membatalkan download lagu Afgan, lalu Googling "Free+mp3+Asereje".

14 Menit kemudian...

Penjaga Warnet: "Ini Mbak, udah jadi facebooknya. Tinggal pasang foto Mbak.."
Pengunjung warnet: "Tapi album fotonya di rumah, Mas. Ntar malem aja saya kesini lagi. Masukinnya fotonya ke lubang ini ya?" sambil menunjuk slot floppy disk.

Didengar oleh pengunjung yang baru datang yang sedikit tersinggung karena masuk warnet sambil membersihkan lubang hidung.

2 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Oh mesti foto yang kaya di hape itu yah, bukan foto asli. ya udah sementara pake foto yang lain dulu aja. Punya gambar Sandra Dewi engga Bang..?"

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor3 yang menyesal melepas earphone-nya karena tiba-tiba perutnya terasa mual.

3 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Terus kalo pengen ngeliat foto temen gimana caranya Bang..?"
Penjaga Warnet: "Temen-temennya mesti di-add dulu Mbak.."
Pengunjung warnet: "Kok mesti diet? Emang orang gendut gak muat di pesbuk? Rese amat sih daptar pesbuk disinih!?"

Didengar pengunjung warnet bilik nomor 5 yang lalu membentur-bentur kepala ke tembok di belakangnya.

Malam harinya, ketika sang penjaga warnet hendak pulang, dia bertemu dengan pelanggan yang tadi sore minta dibuatkan account facebook...

Pengunjung warnet: "Bang, ada yang kosong..?"
Penjaga warnet: "Itu Mbak, yang di ujung, bilik nomor 6.."

Penjaga warnet itu buru buru meninggalkan ruangan..

Pengunjung warnet: "Oh yang itu.. Okay!"

"Eh, Bang ajarin bikin eukon pesbuk lagi dong! udah lupa.."

Naas nasib penjaga warnet, belum sempat keluar pintu sudah dipanggil lagi..

Penjaga warnet: "Kenapa mesti bikin lagi sih Mbak? Yang tadi aja kenapa..?"
Pengunjung warnet: "Kan tadi bikinnya buat yang di komputer itu Bang.." sambil menunjuk komputer nomor 1.

Penjaga warnet langsung mengeluarkan uang lembar 5 ribu rupiah dan meminta agar konsumen itu pulang ke rumah..

***

Monday, November 23, 2015

Review: Aplikasi Kompas.com dan Versi Mobile Web

Anda pasti pernah bahkan sering mengakses sebuah aplikasi web atau website menggunakan perangkat mobile seperti smartphone atau komputer tablet. Namun, pernahkah Anda mencoba melihat perbedaan tampilan antara aplikasi web yang diakses langsung dari menu dan mobile web yang diakses melalui mobile browser?

review aplikasi dan website kompascom


Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba me-review sebuah aplikasi web yaitu Kompas.com untuk melihat dan menilai perbedaan tampilan dan kemudahan akses ketika dibuka melalui menu dan melalui browser. Sebelumnya saya telah mendownload aplikasi web Kompas.com langsung dari Android PlayStore untuk komputer tablet, saya sengaja memilih Kompas.com karena aplikasi web atau website tersebut juga termasuk kedalam kategori mobile web, artinya bisa diakses langsung menggunakan menu aplikasi dan bisa juga diakses melalui mobile browser.

Sebelumnya saya akan menjelaskan secara singkat tentang website/aplikasi web Kompas.com. Kompas.com adalah sebuah situs portal berita digital yang cukup populer di Indonesia. Kompas.com dimulai pada tahun 1995 dengan nama Kompas Online. Kompas Online pada awalnya hanya berperan sebagai edisi internet dari Harian Kompas. Kemudian tahun 1998 Kompas Online ber-transformasi menjadi Kompas.com dengan berfokus pada pengembangan isi, desain, dan strategi pemasaran yang baru. Kompas.com pun memulai langkahnya sebagai portal berita terpercaya di Indonesia.

Baiklah, tidak perlu panjang lebar disini saya akan me-review website Kompas.com berdasarkan kategori, yaitu:

  • Kemudahan pengguna
  • Penyajian konten



Kemudahan Pengguna (User Experience)

Saat pertama membuka Kompas.com melalui aplikasi web saya langsung disuguhi sebuah artikel headline berita. Saya suka dengan tampilannya, simple dan sederhana. Tampilan list berita yang berurutan menjadi satu poin plus bagi pengunjung. Mata saya tidak terganggu dengan banner atau iklan, karena iklan yang terpasang di halaman utama tidak mencolok/mengganggu tampilan karena berwarna senada. Pada sisi kiri atas terdapat sebuah ikon 3 strip, yang bila kita "tap" akan menampilkan daftar menu dengan sub kategori seperti berita terbaru, terpopuler, topik pilihan, ekonomi, bola, livescore, bola, teknologi, dan lain-lain.


beranda kompasmenu bar


Kemudian saya mencoba membuka sebuah artikel headline di halaman tersebut. Lumayan rapi, dengan ukuran dan jenis font artikel yang sesuai serta kualitas gambar pendukung artikel yang baik. Pada pojok kanan kiri atas terdapat ikon prev dan next serta option untuk share artikel atau bookmark.



artikel read
artikel share



Pada pojok kanan bawah terdapat ikon berwarna biru untuk memberi komentar pada artikel tersebut, lanjut kebawah menggunakan finger scroll saya menemukan iklan dan daftar artikel terkait.


iklan artikelkomentar artikel

Sampai disini, selanjutnya saya akan membuka website Kompas.com melalui mobile browser.

Saya sempat "melongo" ketika saya membuka Kompas.com versi browser. Bukan karena kecepatan akses yang agak lambat, tapi karena tampilan yang menurut saya "terlalu sederhana" karena hanya menampilkan headline tanpa gambar serta daftar judul-judul artikel yang tidak dilengkapi gambar thumbnail.


home
beranda
























Kemudian saya scroll kebawah dan menemukan daftar menu artikel yang terkesan kurang rapi. Lalu saya mencoba men-tap sebuah artikel berita, dan kemudian sekali lagi saya "melongo". Artikel yang ditampilkan terasa hambar karena tanpa disertai gambar/ilustrasi. Diatas judul artikel hanya terpampang banner berwarna merah menampilkan kumpulan hashtag (#) trending topic berita. Tampilan yang kurang menarik menurut saya.


artikel
label
























Ketidakpuasan saya juga didukung oleh format tampilan yang tidak sesuai dimensi layar komputer tablet saya. Saya harus menyesuaikan sendiri tampilan dengan cara zoom-in dan zoom outKetika saya zoom out, ternyata saya menemukan daftar peringkat artikel terpopuler disamping artikel yang saya baca.


artikel zoom out


Penyajian Konten

Dalam hal penyajian konten/isi artikel, saya merasa lebih nyaman ketika mengakses Kompas.com melalui aplikasi, karena tampilan yang "hidup" dengan gambar/ilustrasi setiap artikel serta didukung kemudahan akses menu kategori artikel dan dimensi tampilan yang pas dan lebih jelas.

Berbeda ketika saya mengakses melalui browser, gairah membaca dan rasa ingin tahu saya hilang karena hampir semua artikel tidak didukung gambar/ilustrasi. Kadang saya harus men-zoom in and out beberapa kali karena tampilan yang tidak pas dengan dimensi layar perangkat serta penulisannya yang kecil. Belum lagi saya harus scoll down sampai kebawah untuk memilih menu kategori artikel yang ingin saya baca.

Kesimpulan

Setelah saya mengakses Kompas.com dengan 2 versi berbeda diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa Kompas.com versi aplikasi lebih baik daripada versi mobile browser. Baik dalam hal kemudahan pengguna ataupun penyajian konten. Hal ini tidak terlepas dari jenis aplikasi web yang memang diciptakan untuk memudahkan dan meningkatkan kepuasan user dalam penggunaannya.

Sekian pembahasan saya tentang review aplikasi Kompas.com, semoga artikel ini berguna dan bisa menjadi tambahan pengetahuan tentang website bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

***

Perbedaan Native Apps, Mobile Web, dan Hybrid Apps

Apakah Anda tahu apa itu aplikasi web? kenapa disebut aplikasi web ? adakah persamaan aplikasi web dengan website? Bingung? Tidak perlu bingung, berikut ini saya akan menjelaskan pengertian dan jenis-jenis aplikasi web.



Perbedaan Native Apps, Mobile Web, dan Hybrid Apps



Pengertian Aplikasi Web (Web Application)

Menurut Remick, (2011) aplikasi web merupakan sebuah aplikasi yang mengunakan teknologi browser untuk menjalankan aplikasi dan diakses melalui jaringan komputer. Sedangkan menurut Rouse, (2011) aplikasi web adalah sebuah program yang disimpan di Server dan dikirim melalui internet dan diakses melalui antarmuka browser.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan aplikasi web merupakan aplikasi yang diakses mengunakan web browser melalui jaringan internet atau intranet. Aplikasi web juga merupakan suatu perangkat lunak komputer yang dikodekan dalam bahasa pemrograman yang mendukung perangkat lunak berbasis web seperti HTML, JavaScript, CSS, Ruby, Python, Php, Java dan bahasa pemrograman lainnya. Adapun Gambaran rincian aplikasi web adalah sebagai berikut :

Ada 2 bagian pokok dalam aplikasi web, yang pertama adalah sisi client dan yang kedua adalah sisi server, sisi client dalam hal ini adalah PC atau bisa juga Perangkat mobile yang terhubung kejaringan internet, Client dapat mengakses aplikasi web melalui web browser seperti internet explorer, mozila fire fox, google crome, opera dan lain-lain, sedangkan server adalah perangkat komputer dengan spesifikasi yang bagus digunakan untuk menyimpan aplikasi web beserta database server yang siap untuk diakses oleh client, Client bertugas meminta halaman web server melalui Web Browser, Web browser akan meneruskannya ke Server dimana Aplikasi Web berada, Komputer Server akan mengolah permintaan dari client, ketika halaman web yang diminta ditemukan maka computer server akan mengirimkannya ke computer client dan halaman web yang diminta akan ditampilkan pada web browser di computer client.

Native Apps

Aplikasi jenis ini berjalan pada perangkat mobile anda, dan diakses melalui ikon yang ada pada layar perangkat anda. Aplikasi ini biasanya dikembangkan secara khusus untuk 1 platform, dan dapat menggunakan semua fitur yang ada pada masing-masing perangkat seperti kamera, GPS, accelerometer , kompas , daftar kontak , dan sebagainya. Mereka juga dapat menggunakan sensor gerak (baik yang sudah disediakan sistem operasi, atau yang disesuaikan oleh pembuat aplikasi). Aplikasi ini dapat menggunakan sistem notifikasi (pemberitahuan) perangkat, dan dapat bekerja secara offline (tanpa koneksi internet).

Mobile Web

Aplikasi ini berbeda dengan Native Apps, ini adalah website yang terlihat dan terasa seperti Native Apps. Web Apps dijalankan menggunakan browser yang ada pada perangkat dan biasanya ditulis menggunakan HTML5. Pengguna mengakses URL khusus kemudian pada halaman tersebut terdapat pilihan instalasi pada home screen di perangkat, dengan kata lain membuat bookmark ke halaman tersebut.

Pada fitur yang tersedia pada HTML5, Web Apps dapat mengakses GPS, tap-to-call, dan mulai dikembangkan untuk dapat mengakses kamera pada perangkat secara langsung. Meskipun saya belum melihat adanya aplikasi web (atau halaman web) yang menggunakan fitur HTML5 sepenuhnya. Aplikasi ini menjadi sangat populer ketika HTML5 mulai diperkenalkan dan orang-orang menyadari bahwa mereka dapat memperoleh fungsi yang menyerupai Native Apps dalam browser mereka. Dan kini semakin banyak situs yang menggunakan HTML5, sehingga perbedaan Native App dengan Web App mulai tidak terlihat.

Hybrid Apps

Aplikasi ini sebagian terdiri dari Native Apps dan Web Apps. Seperti Native Apps, aplikasi ini juga tersedia di AppStore dan menggunakan fitur yang tersedia pada setiap perangkat seperti yang dilakukan Native Apps. Seperti Web Apps, aplikasi ini menggunakan kode HTML yang berjalan pada browser yang ditanamkan pada perangkat.

Seringkali, perusahaan membangun aplikasi jenis ini sebagai pembungkus halaman web yang ada, dengan cara itu, mereka berharap bisa tersedia di AppStore, tanpa terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengembangkan aplikasi yang berbeda. Aplikasi jenis ini juga sangat populer, karena memungkinkan pengembangan multi-platform : yaitu, komponen kode yang sama digunakan untuk beberapa sistem operasi yang berbeda. Dengan cara ini dapat secara signifikan mengurangi biaya pengembangan.

Sekian pembahasan saya tentang jenis-jenis aplikasi mobile berdasarkan aksesibilitas. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih atas kunjungan Anda. Wassalam.

***

Baca juga: Review: Aplikasi Web Kompas.com

Keunggulan Penggunaan Website Mobile Friendly

Anda sudah tahu dan mengerti tentang perbedaan dan keunggulan website mobile friendly dan website khusus mobile. Kedua jenis website ini dapat diakses dengan di perangkat mobile. Yang membedakan ialah website mobile-friendly memiliki alamat URL yang sama dengan website versi desktop dan akan berubah otomatis ketika diakses di perangkat mobile, sedangkan website mobile tidak.



mobile friendly website


Maka dari itu, website mobile-friendly lebih diminati karena tampilannya lebih ringkas. Kita tidak perlu memiliki 2 versi website (desktop dan mobile) agar kita bisa mengakses dengan baik kedua jenis perangkat tersebut. Intinya, bisa dikatakan bahwa website mobile-friendly cukup menjamin tampilan sempurna di seluruh perangkat mobile dan desktop tanpa melupakan kemudahan aksesnya.

Saya merekomendasikan Anda untuk memiliki website mobile friendly. Alasannya, Anda akan mendapatkan dengan memiliki website mobile-friendly. Berikut ini adalah 8 keuntungan menggunakan website mobile-friendly.

1. Peningkatan Pengguna Perangkat Mobile

Alasan yang pertama mengapa sebaiknya Anda memiliki website mobile-friendly adalah penggunaan perangkat mobile saat ini sedang meningkat pesat. Popularitas perangkat mobile sedang trending pada saat ini. Di Amerika, 58% warga dewasa memiliki smartphone. Angka tersebut mungkin bisa lebih tinggi daripada di Indonesia. Jika kita perhatikan, hampir setiap orang sudah menggunakan smartphone. Nah, orang-orang tersebut adalah pangsa potensial website mobile-friendly Anda.

2. Trend Online Shopping

Tren Belanja secara online sekarang ini sedang menjamur karena lebih praktis. Kita tinggal membuka website-nya, lalu memilih barang yang kita inginkan, kemudian melakukan pembayaran, seterusnya barang akan dikirimkan ke rumah kita, kita tidak perlu repot-repot lagi. Menurut statistik yang dilansir PewInternet.org, 80% para pelanggan menggunakan smartphone mereka untuk berbelanja secara online. 70% para pelanggan tetap setia menggunakan perangkat mobile – biasanya untuk sekedar mencari informasi. Jika Anda memiliki website mobile-friendly, bisa jadi website Anda lah yang akan menjadi tujuan utama mereka.

3. Menjaring Pengunjung Mobile

Ke mana pengunjung akun media sosial Anda akan diarahkan? Anda tentu harus mengarahkan pengunjung ke media sosial Anda ke website yang sudah mobile-friendly. Saat ini, 55% para konsumsi penggunaan media sosial terjadi dengan perangkat mobile. Apabila mereka mengakses tautan website yang Anda bagikan melalui smartphone, mereka akan terhitung sebagai pengunjung mobile. Jangan sia-siakan kesempatan bagus ini karena mereka bisa saja langsung keluar dari website Anda hanya karena desain website Anda belum mobile-friendly.

4. Mendongkrak Peringkat

Trafik yang masuk ke dalam website mobile-friendly dapat menaikkan peringkat ataupun performa website Anda di mesin pencari. Bagaimana bisa? Jika website Anda hanya memiliki satu URL saja, para pengunjung yang masuk melalui smartphone akan tetap terhitung berkunjung ke website Anda. Selain itu, website mobile-friendly akan membuat Anda up-to-date dengan algoritma Google terbaru, sehingga website Anda dapat tampil lebih baik dari segi SEO di mesin pencari.

5. Tampilan yang Baik

Terima kasih kepada desain responsif yang telah dimiliki oleh website mobile-friendly. Dengannya, website kita dapat ditampilkan secara jelas dan sempurna di segala perangkat, mobile ataupun desktop. Tampilan yang apik akan memberikan pengalaman para pengguna untuk lebih baik bagi pengunjung website Anda. di tahun 2015 ini masih perlu scroll ke segala arah untuk melihat informasi di website Anda, itu artinya Anda ketinggalan jaman.

6. Hanya Satu (URL) Website

Menggunakan website mobile-friendly artinya kita hanya perlu mengurus satu website. Ya, satu website untuk semua karena memang dapat ditampilkan secara baik pada perangkat manapun. Hal ini tentu saja berbeda dengan website mobile. Seperti yang  telah kita ketahui, website mobile terpisah dari website versi desktop, dan kita perlu memperbarui keduanya apabila ada yang perlu ditambahkan. itu lebih merepotkan, bukan? Untuk mempermudah, kita hanya perlu membuat website mobile-friendly.

7. User Experience yang Lebih Baik

Website mobile-friendly banyak menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumya, pengunjung tidak perlu zoom in, zoom out, ataupun geser ke kanan dan ke kiri hanya untuk mendapatkan informasi di website mobile-friendly Anda. Sebagai hasilnya, pengalaman para pengguna yang baik dapat meningkatkan konversi pada website dan juga mengurangi angka rasio pentalan (bounce rate).

8. Akses Kapan pun, Dimana pun

Hal ini berkaitan dengan tren smartphone yang sedang meningkat tajam dalam beberapa waktu belakangan ini. Apapun aktivitasnya, saat ini orang-orang memiliki kecenderungan lebih besar untuk menggunakan smartphonenya. misalnya Ketika sedang nongkrong bersama teman, Pasti ada waktu ketika kumpulan itu terdiam dan asik dengan smartphonenya masing-masing. Bahkan, kami dengar, 75% orang Amerika serikat menggunakan smartphone ketika berada di kamar mandi. Mengapa tidak memanfaatkan hal ini untuk anda berbisnis? Bisa jadi mereka malah mengakses website mobile-friendly Anda, dan bukan yang lain.

Anda dapat menghubungi para tim ahli pembuatan website mobile-friendly untuk bisnis Anda. Tidak hanya sembarang mobile-friendly saja, website kita nantinya akan dioptimasi untuk mesin pencari dalam rangka meningkatkan kesuksesan bisnis kita di internet. Tunggu apa lagi, hubungi tim ahli pembuatan website sekarang juga!

Itulah beberapa keunggulan responsive website/mobile friendly. semoga artikel ini berguna dan bisa menjadi acuan bagi Anda. Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

***

Baca juga: Jenis-jenis dan Perbedaan Aplikasi Web